Wednesday, January 14, 2015

Ale Kemplang

Ini adalah salah satu oleh-oleh yang kami bawa dari rumah uti. Namanya "ale kemplang". Sejenis tauge yang terbuat dari biji pohon klampis. Pohon ini dulunya banyak sekali terdapat di pinggir jalan yang aku lewati kalau pergi sekolah semasa SMP. Penampakan ale kemplang seperti foto dibawah ini.
keluargamuslim.blogspot.com
Fungsi dari ale ini serupa dengan pete. Pete yang gede-gede itu. Cuma memang ale ini lebih soft dari pada pete. Ketika masih mentah, sebenernya ale kemplang lebih tajam baunya daripada pete. Tapi sewaktu dimakan, baunya jauh lebih soft dibanding dengan pete. 
Banyak masakan yang menggunakan bahan ini sebagai penyedap. Baik sayur berkuah, tumisan bahkan sambal. Di kampung uti, bikin sayur lodeh kurang lengkap tanpa tambahan ale kemplang ini. Tapi kalau aku sendiri, paling senang memanfaatkan ale ini untuk sambel.
keluargamuslim.blogspot.com
Bikinnya gampang banget...seperti kalo bikin sambal biasa. Goreng terlebih dahulu cabe, bawang merah dan tomat. Lalu haluskan bersama garam dan penyedap. Pake trasi dikit juga boleh. Terus masukkan ale yang sudah ditumis sampai layu. Campur sampai rata daaannnn....siap untuk dinikmati. Temen makannya bisa ikan goreng, tahu goreng ataupun tempe goreng.
keluargamuslim.blogspot.com
Variasi lainnya aku pakai untuk masak oseng pindang. Pindang ini orang sering nyebut ikan kranjang, karena dijualnya di kranjang kecil-kecil. Masing-masing kranjang biasanya berisi 2-4 ekor ikan tergantung ukuran. Buang kepala pindang, lalu goreng. Siapkan irisan cabe, bawang putih dan bawang merah. tumis bumbu iris dan masukkan potongan tomat. Tambahkan garam, penyedap dan ale kemplang. Aduk sebentar, lalu masukkan ikan pindang yang sudah digoreng. Enak banget lho rasanya.
Ale yang kita bawa ini kepake 4 kali masak. Bikin sambel 2 kali dan bikin oseng pindang 2 kali juga. Anakku dua-duanya suka. Yang nggak suka bapaknya, katanya mirip pete. Padahal aku sudah bilang kalo rasanya nggak sedahsyat pete. Aku yang nggak suka pete saja suka si ale kemplang ini. Tapi tetep aja nggak percaya. Nggak apa-apa deh, malah berkurang saingan makannya.

Thursday, December 25, 2014

Naik Kereta Api Tuuut...Tuuuut....Tuuuut....

Yeah...hari ini rencana liburan ke Jawa Rumit (silakan dibaca dari belakang). Liburan anak-anak sekolah sudah mulai sejak senin kemaren. Tetapi aku masih masuk kerja sampai dengan rabu kemaren. Dan baru hari inilah kita akan mengawali liburan.
Kami bertiga...iya bertiga saja....berangkat naik kereta api. Wuihhh...kalau masa liburan begini tiket kereta api cepet sekali habisnya. Tapi alhamdulillah, kami masih kebagian. Semoga liburan kali ini menjadi liburan yang menyenangkan. 
Aaamiiinnn.